5 Tim dengan Peluang Terbesar untuk Memenangkan Mobile Legends Moonton World Championship (M1)!


152
152 points
5 Tim dengan Peluang Terbesar untuk Memenangkan Mobile Legends Moonton World Championship (M1)!

Ikuti kami

Setelah perayaan Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Musim 4 (23 Agustus – 27 Oktober 2019), Moonton sekarang mengadakan kompetisi kelas dunia; yaitu Kejuaraan Dunia M1 2019 yang akan diselenggarakan pada 11-17 November 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Acara Kejuaraan Dunia M1 menghadirkan total hadiah 250 ribu USD dan membawa 16 tim dari 14 negara berbeda dari berbagai belahan dunia. Banyak nama baru dari ranah kompetitif Mobile Legends hadir mengingat M1 World Championship menghadirkan kualifikasi di tingkat dunia.

Tulis artikel berbayar "width =" 728

Sebut saja nama-nama tim baru, seperti 10Seconds Gaming dari Jepang, GEO Esports dari Brasil, Evil Esports dari Turki dan sebagainya. Serangkaian kualifikasi harus dihadapi sebelum berpartisipasi dalam acara M1 World Championshi, membutuhkan setidaknya kejuaraan atau kualifikasi dari kualifikasi ketat dari masing-masing negara.

Berikut ini adalah pembagian tim yang berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia M1 2019 dan jalur kualifikasi mereka masing-masing:

Indonesia sendiri akan diwakili oleh EVOS Legends dan RRQ yang berhasil mengamankan posisi 2 teratas di MPL ID Musim 4. Namun, kerja keras kedua tim tidak cukup mengingat lawan mereka mengandung pemain dan tim terbaik di dunia. Proses kualifikasi di Indonesia, MY / SG, Myanmar, dan Filipina berasal dari juara di setiap MPL regional. Untuk Myanmar sendiri, hanya diwakili oleh sang juara, Ghoul Burma. Sementara MY / SG regional mengirim 3 perwakilan, yaitu juara EVOS SG, Todak, dan AXIS Esports Club. Selanjutnya, di masing-masing kelompok 2 tim secara acak dari jalur kualifikasi yang telah diadakan di Kamboja, Thailand / Laos, Brasil, Rusia, Vietnam, Amerika Serikat, Turki, dan Jepang.

Kejuaraan Dunia M1 akan mengejutkan mengingat tidak banyak rekam jejak dan hasil pertandingan yang beredar untuk proses analisis tim. Namun, mengingat bahwa Indonesia memiliki tren positif selama acara tingkat dunia Mobile Legends dalam 2 tahun terakhir (MSC 2018 dan 2019), tidak mengherankan bahwa Indonesia berada di atas angin. Namun, ini bukan alasan bagi perwakilan Indonesia untuk meremehkan musuh mengingat lawan juga hadir dengan proses kualifikasi yang ketat.

Apa potensi tim Indonesia di depan tim Mobile Legends dunia? Tim regional mana yang akan menjadi hambatan utama, dan tim mana yang memiliki peluang besar untuk memenangkan Kejuaraan Dunia M1? ID MPL Shoutcaster Musim 4, Ryan "KB" Batistuta juga memberikan pandangannya tentang tim-tim yang berpotensi memenangkan gelar perdana Kejuaraan Dunia M1 2019 di Axiata Arena, Malaysia. "Tim-tim Filipina dan Indonesia akan selalu kuat karena mereka selalu memiliki pahlawan yang berbeda," tambah KB.

Caster yang telah lama menjadi miskin di ranah esports Mobile Legends juga memberikan prediksi untuk 5 tim dengan peluang besar untuk menjadi juara, termasuk:

1. Todak (Malaysia)

"Untuk Todak, tentu saja karena menjadi pembawa acara plus Cikkuuu sebagai pembawa sangat baik," pungkas KB. Todak adalah salah satu Mobile Legends terbaik di Malaysia yang juga mengambil bagian dalam MPL MY / SG Musim 4. Permainan yang kuat dalam hal tim, koordinasi yang tepat, dan kemampuan individu yang berkualitas menjadikan Todak salah satu tim potensial. Selain itu ada sosok Penembak jitu yang harus diwaspadai, yaitu Cikku.

Bocah berusia 18 tahun ini adalah bintang ponsel Malaysia Legends yang penuh sanjungan. Permainan ini sangat fleksibel dengan kumpulan pahlawan besar yang membuat bintang ini layak dihargai oleh lawan-lawannya. Todak juga memenangkan tempat ke-2 dalam gelar MPL Musim 4 MY / SG setelah kalah dalam pertempuran sengit melawan EVOS SG 3-2. Tetapi Todak menempati grup neraka di Kejuaraan Dunia M1 karena lawan-lawannya yang kuat, salah satunya adalah Sunsparks, juara MPL, PH Season 4.

Sunsparks menjadi juara setelah menekuk ONIC PH dengan skor sengit 3-2. Daftar lengkap dan pertahanan solid membuatnya sulit bagi lawan untuk menembus formasi tim yang satu ini. Ditambah GEO Esports dari Brasil dan Evil Esports dari Turki yang memiliki daftar terbaik di kelasnya.

2. Sunsparks (Filipina)

Juara MPL Filipina, Sunsparks yang berhasil membungkam ONIC PH dengan comeback yang indah setelah tertinggal 2-1. Sunsparks sendiri adalah tim yang dibentuk oleh para pemain serta tim 5-6 di ajang MPL PH Season 3 yang dipimpin oleh Kielvj. Sunsparks & # 39; Dominasi di MPL PH Musim 4 semakin terasa setelah merekrut Renzio dan Fuzaken dari tim Ownage. Meskipun memulai putaran Musim Reguler di 4 teratas, Sunsparks akhirnya dapat memuncaki klasemen Reguler Musim dengan Jaypee sebagai ujung tombak tim.

Sunsparks sendiri memiliki keunggulan dalam hal kerja tim reguler meskipun berada di bawah tekanan. Terbukti dari kemenangan dramatis pada pertandingan ke-4 melawan ONIC PH di babak Grand Final MPL PH Musim 4. Namun, Sunsparks masih harus mewaspadai lawan-lawan mereka di babak grup, salah satunya adalah tim bintang dari Malaysia, Todak . Tim ini masih menjadi momok yang menakutkan mengingat statusnya sebagai tim Asia Tenggara dengan META yang agresif dan kemampuan individu yang menakjubkan.

3. ONIC Filipina (Filipina)

Pesaing dan runner-up yang kuat di ajang MPL PH Season 4 memiliki serangkaian pertandingan yang sangat konsisten. Meskipun saudaranya, ONIC Esports tampak mengecewakan selama acara MPL ID Season 4, kehadiran ONIC PH tampak seperti obat terlewat mengingat tidak adanya juara MSC 2019 di kelas dunia, Kejuaraan Dunia M1. "ONIC PH dan Sunsparks di MPL Grand Final PH Season 4 bermain sangat habis-habisan dan ini akan membuat mereka terlihat kuat di Kejuaraan Dunia M1," kata KB di sela-sela wawancara.

Tim yang memiliki nama Dream High Gaming sebelum diakuisisi oleh ONIC menyambut gelar MPL PH Season 4 dengan optimisme yang luar biasa. Setiap permainan brilian individu menghadirkan rotasi dan fleksibilitas geng bagi seluruh tim. Ly4knu dan Wise masih menjadi pilar utama dari game ONIC PH. Meski begitu, armada landak kuning harus siap bertemu dengan EVOS Legends (Indonesia) yang mendominasi selama acara MPL ID Season 4.

4. EVOS Legends (Indonesia)

Armada harimau putih siap untuk mewakili Indonesia di arena dunia dan berusaha untuk melanjutkan dominasinya dari MPL ID Musim 4 hingga Kejuaraan Dunia M1 2019. Bukan tanpa alasan, EVOS Esports adalah tim paling dominan dari gelar MPL ID Musim 4 dan gelar pada saat yang sama memenangkan gelar MPL ID Musim 4. diperlihatkan oleh seluruh tim sangat dinamis, kuat saat menyerang dan disiplin saat membela. Mengubah laning juga menjadi nilai lebih, apalagi sosok Luminaire mampu mengisi kekosongan tim.

Fokus perhatian adalah pada sosok Rekt dan Donkey. Dua pilar penting EVOS dengan inisiasi sempurna dan keterampilan bertani yang sangat cepat. Ini seperti membiarkan Rekt mengambil Claude adalah keputusan yang salah untuk semua lawannya, mengingat kemampuannya untuk memanfaatkan pertanian luar angkasa dengan sangat efisien. Gelar juara EVOS di babak penyisihan grup juga bukan tanpa tantangan, karena ada ONIC PH, runner-up MPL PH Season 4 dan perwakilan dari Rusia dan Jepang. EVOS Esports juga satu-satunya tim yang mengirim dua perwakilan ke acara akbar Kejuaraan Dunia M1, yaitu EVOS SG dan EVOS Legends (Indonesia).

5. VEC Fantasy Main (Vietnam)

Satu-satunya tim favorit yang dimenangkan oleh Ryan "KB" Batistuta yang berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia M1 melalui proses kualifikasi. Fantasy Main adalah tim dari Vietnam yang telah berpartisipasi dalam Mobile Legends tingkat dunia di acara MSC 2018. Tim ini juga memiliki kesempatan untuk bertarung dengan EVOS Esports dan RRQ di MSC 2018, tetapi berakhir dengan dua kekalahan berturut-turut. Namun, Fantasy Play dulu berbeda dari sekarang.

"Fantasy Play dari Vietnam selalu menjadi SEA Slayer di setiap acara esports Mobile Legends," kata KB. VEC Fantasy Main sekarang mengandalkan sosok Hide and Broly sebagai ujung tombak. Performa Hide dan Broly yang luar biasa berhasil mengalahkan tim Vietnam lainnya, seperti Oldboys Esport dan Cerberus di babak kualifikasi dengan torehan sempurna tanpa kekalahan. VEC Fantasy Main sendiri akan melakukan pertandingan ulang melawan RRQ dan melaksanakan misi balas dendam setelah kalah di MSC 2018. Selain itu, Broly et al. akan menghibur juara MPL MY / SG, yaitu EVOS SG dan Impunitas KH.

Tentu saja para peserta dalam gelar Kejuaraan Dunia M1 bukan nama yang harus diremehkan. Meski begitu, beberapa tim pantas diunggulkan sehubungan dengan serangkaian prestasi positif, persaingan ketat di setiap wilayah dan pengalaman daftar nama yang berbeda. Setiap tim juga memiliki strategi dan kemampuan teknis yang berbeda. Mengingat, semua tim yang berpartisipasi melewati proses kualifikasi dan merupakan juara dari masing-masing negara.

Jadi, dapatkah EVOS Legends dan RRQ melanjutkan tren positif dari kontingen Indonesia di tingkat internasional Mobile Legends? Atau, tim pendatang baru yang akan menguasai panggung Axiata Arena dengan berbagai kejutan? Semua akan disajikan di Grand M1 World Championship 2019!

Baca artikel dan artikel terkait Legenda Seluler lainnya dari penulis kami Jay.
Ikuti Facebook Fanpages Gamebrott Mobile Legends untuk Memes, Video dan Artikel Lainnya.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *